Path: Top / S1_Final_Project / Dept._of_Forestry / 2008 / Part_2

RESPON PERTUMBUHAN SEMAI JABON (Anthocephalus cadamba Miq)

DARI PEMBERIAN DOSIS PUPUK UREA DAN KOMPOSISI MEDIA

Undergraduate Theses from JIPTUMM / 2015-05-09 05:07:45
Oleh : TAUFIK MARDIANA ( 03740023 ), Forestry
Dibuat : 2008-07-23, dengan 3 file

Keyword : Dosis, pupuk urea, komposisi, media, semai jabon, pertumbuhan
Url : http://

Penelitian ini dilaksanakan di lahan persemaian Laboratorium Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang yang terletak pada ketinggian 560 mdpl dengan curah hujan rata-rata 1833 mm/th, penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai Maret 2008.

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan semai jabon (A. cadamba Miq) dari pemberian dosis pupuk urea dan komposisi media.

Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial diulang tiga kali, dengan dua faktor, dimana : Faktor pertama adalah dosis pupuk urea (P) dengan 3 level yaitu : P1 (dosis pupuk urea 1 gram/polybag), P2 (dosis pupuk urea 1,5 gram/polybag), P3 (dosis pupuk urea 2 gram/polybag). Faktor kedua adalah komposisi media (Q) dengan 4 level yaitu : Q0 tanah 100 % (kontrol), Q1 (tanah 50 %, pasir 25 %, arang sekam padi 25%), Q2 (tanah 25%, pasir 50%, arang sekam padi 25%), Q3 (tanah 25%, pasir 25%, arang sekam padi 50%). Pengamatan dilakukan pada 14 hst sampai 56 hst (hari setalah tanam) dengan frekuensi 7 hari. Pengamatan dilakukan terhadap tinggi semai, diameter batang, jumlah daun, panjang akar, bobot basah dan bobot kering.

Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan pemberian dosis pupuk urea dan kompisisi media terhadap pertumbuhan semai jabon (A. cadamba Miq) yaitu pada tinggi semai terjadi interaksi pada umur pengamatan 49 hst dan 56 hst, diameter batang terjadi interaksi pada umur pengamatan 35 hst dan 42 hst, jumlah daun terjadi interaksi pada umur pengamatan 49 hst dan 56 hst serta bobot basah pada akhir pengamatan. Kombinasi perlakuan yang terbaik adalah P1Q1 yang memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan semai jabon (A. cadamba Miq). Perlakuan P berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati, perlakuan Q berpengaruh nyata terhadap peubah tinggi semai, diameter batang, jumlah daun dan panjang akar, serta sangat nyata pada bobot basah dan bobot kering.

Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa komposisi yang terbaik terhadap pertumbuhan semai jabon adalah P1Q1 yaitu antara dosis pupuk urea 1 gram/polybag dan komposisi media (tanah 50%, pasir 25% dan arang sekam padi 25%).



The research is done in forestry laboratorial nursery of Agriculture Faculty of Muhammadiyah University of Malang which lies on the height at 560 m above the sea level and the average rainfall is about 1833 mm/year., this research is started on January up to March 2008.

The purpose of this research is to know jabon seedling (A. cadamba Miq) growth respons as the effect of urea fertilizer dosage and media composition.

The research used a factorial random group method (RAK) which is arranged in such factorial by three times repeating including two treatment factor. The first factor is urea fertilizer dosage (P) composed of 3 levels, they are : P1 (urea fertilizer dosage 1 gram/polybag), P2 (urea fertilizer dosage 1,5 gram/polybag), P3 (urea fertilizer dosage 2 gram/polybag). The second factor is the plant media composition (Q) which consist of four level, they are : Q0 (soil 100 % as controller), Q1 (soil 50 %, grit 25 %, bran charcoal rice plant 25%), Q2 (soil 25%, grit 50%, bran charcoal rice plant 25%), and Q3 (soil 25%, grit 25%, bran charcoal rice plant 50%). Observation does on 14 hst up to 56 hst with frequency 7 day. The research is focused on : high seedling, stick diameter, leave number, root length, dry seedling and wet seedling weight.

Statistic analysis result show there are interaction between urea fertilizer dosage and media composition toward jabon seedling growth at several high seedling in the age 49 hst and 56 hst, stick diameter in the age 35 hst and 42 hst, leave number in the age 49 hst , 56 hst and dry seedling weight in over observation. The best treatment combination is P1Q1. Treatment P gives significant influence to almost all of research. Treatment media composition (Q) gives significant influence to dry seedling and wet seedling weigth.

Conclution from this reaserch, the best treatment combination to gives significant influence to jabon seedling growt is P1Q1 (urea fertilizer dosage 1 gram/polybag) and media composition (soil 50%, grit 25% and bran charcoal rice plant 25%).

Deskripsi Alternatif :

Penelitian ini dilaksanakan di lahan persemaian Laboratorium Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang yang terletak pada ketinggian 560 mdpl dengan curah hujan rata-rata 1833 mm/th, penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai Maret 2008.

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan semai jabon (A. cadamba Miq) dari pemberian dosis pupuk urea dan komposisi media.

Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial diulang tiga kali, dengan dua faktor, dimana : Faktor pertama adalah dosis pupuk urea (P) dengan 3 level yaitu : P1 (dosis pupuk urea 1 gram/polybag), P2 (dosis pupuk urea 1,5 gram/polybag), P3 (dosis pupuk urea 2 gram/polybag). Faktor kedua adalah komposisi media (Q) dengan 4 level yaitu : Q0 tanah 100 % (kontrol), Q1 (tanah 50 %, pasir 25 %, arang sekam padi 25%), Q2 (tanah 25%, pasir 50%, arang sekam padi 25%), Q3 (tanah 25%, pasir 25%, arang sekam padi 50%). Pengamatan dilakukan pada 14 hst sampai 56 hst (hari setalah tanam) dengan frekuensi 7 hari. Pengamatan dilakukan terhadap tinggi semai, diameter batang, jumlah daun, panjang akar, bobot basah dan bobot kering.

Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan pemberian dosis pupuk urea dan kompisisi media terhadap pertumbuhan semai jabon (A. cadamba Miq) yaitu pada tinggi semai terjadi interaksi pada umur pengamatan 49 hst dan 56 hst, diameter batang terjadi interaksi pada umur pengamatan 35 hst dan 42 hst, jumlah daun terjadi interaksi pada umur pengamatan 49 hst dan 56 hst serta bobot basah pada akhir pengamatan. Kombinasi perlakuan yang terbaik adalah P1Q1 yang memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan semai jabon (A. cadamba Miq). Perlakuan P berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati, perlakuan Q berpengaruh nyata terhadap peubah tinggi semai, diameter batang, jumlah daun dan panjang akar, serta sangat nyata pada bobot basah dan bobot kering.

Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa komposisi yang terbaik terhadap pertumbuhan semai jabon adalah P1Q1 yaitu antara dosis pupuk urea 1 gram/polybag dan komposisi media (tanah 50%, pasir 25% dan arang sekam padi 25%).



The research is done in forestry laboratorial nursery of Agriculture Faculty of Muhammadiyah University of Malang which lies on the height at 560 m above the sea level and the average rainfall is about 1833 mm/year., this research is started on January up to March 2008.

The purpose of this research is to know jabon seedling (A. cadamba Miq) growth respons as the effect of urea fertilizer dosage and media composition.

The research used a factorial random group method (RAK) which is arranged in such factorial by three times repeating including two treatment factor. The first factor is urea fertilizer dosage (P) composed of 3 levels, they are : P1 (urea fertilizer dosage 1 gram/polybag), P2 (urea fertilizer dosage 1,5 gram/polybag), P3 (urea fertilizer dosage 2 gram/polybag). The second factor is the plant media composition (Q) which consist of four level, they are : Q0 (soil 100 % as controller), Q1 (soil 50 %, grit 25 %, bran charcoal rice plant 25%), Q2 (soil 25%, grit 50%, bran charcoal rice plant 25%), and Q3 (soil 25%, grit 25%, bran charcoal rice plant 50%). Observation does on 14 hst up to 56 hst with frequency 7 day. The research is focused on : high seedling, stick diameter, leave number, root length, dry seedling and wet seedling weight.

Statistic analysis result show there are interaction between urea fertilizer dosage and media composition toward jabon seedling growth at several high seedling in the age 49 hst and 56 hst, stick diameter in the age 35 hst and 42 hst, leave number in the age 49 hst , 56 hst and dry seedling weight in over observation. The best treatment combination is P1Q1. Treatment P gives significant influence to almost all of research. Treatment media composition (Q) gives significant influence to dry seedling and wet seedling weigth.

Conclution from this reaserch, the best treatment combination to gives significant influence to jabon seedling growt is P1Q1 (urea fertilizer dosage 1 gram/polybag) and media composition (soil 50%, grit 25% and bran charcoal rice plant 25%).

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUMM
OrganisasiForestry
Nama KontakHafiz Ahya
AlamatJl. Raya Tlogomas 246
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon+62341 464318 ext. 151
Fax+62341 460101
E-mail Administratorakhi.ahya@gmail.com
E-mail CKOinfopus@umm.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: Bakhtiar Effendi

Download...