Path: Top S1_Final_Project Dept._of_Communication_Science 2005 Part_1

MAKNA TEKS YANG TERDAPAT DALAM FILM
(Analisis Semiotik terhadap aspek Gender dalam Film Arisan! Karya Nia
Dinata)

Undergraduate Theses from JIPTUMMPP / 2006-05-24 10:08:13
Oleh : Ika Nurmawati ( 00220206 ), Communication
Dibuat : 2005-08-05, dengan 3 file

Keyword : Makna Teks, Film Arisan!, Analisis Semiotik
Url : http://

Dalam kajian media massa, film masuk kedalam jajaran seni yang ditopang oleh industri hiburan yang menawarkan impian kepada penonton yang ikut menunjang lahirnya karya film. Sekarang ini hiburan semakin diakui sebagai kebutuhan manusia. Film sering disebut sebagai sarana hiburan dan rekreasi masyarakat yang relative murah. Karena ditayangkan dibioskop dengan tahap yang memiliki harga tanda masuk variatif, ataupun bisa dinikmati ditelevisi, yang memungkinkan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmatinya.
Film ?Arisan!? merupakan salah satu film popular di Indonesia yang menceritakan tenang gaya kehidupan dan pergaulan masyarakat keluarga kelas menengah keatas. Merupakan kisah mengenai makna pergaulan kota metropolitan dengan pergaulan yang penuh dengan gaya hidup, serta krisis pergaulan bebas para kaum istri dengan beberapa krisis feminisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna teks yang terdapat dalam film ?Arisan!? dan difokuskan pada aspek-aspek kosmopolitan dan gender.
Pesan-pesan film terwujud dalam cerita dan misi yang dibawa film tersebut serta terangkum dalam bentuk drama action, komedi, horor dan sebagainya. Pesan-pesan tersebut dikemas oleh sutradara sesuai dengan tendensi masing-masing. Ada yang tujuannya sekedar menghibur, memberi penerangan, atau mungkin kedua-duanya. Ada juga yang ingin memasukkan dogma-dogma tertentu sekaligus mengajarkan kepada khalayak penonton. Makna film sebagai representasi dari realitas masyarakat, berbeda dengan film sekedar sebagai refleksi dari realitas, film sekedar ?memindah? realitas ke layar tanpa mengubah realitas itu sendiri. Sementara itu, sebagai representasi dari realitas, berdasarkan kode-kode, konvensi-konvensi dan ideologi dari keduanya.
Guna mengetahui pesan-pesan yang terdapat dalam film Arisan!, digunakan metode analisis semiotik. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan secara obyektif, sistematis dan menggambarkan dari isi pesan film ?Arisan!?. Melalui teori Pierce data dapat dikelompokkan sesuai dengan jenisnya, apakah termasuk ikon, indeks, simbol dalam visual yang terdapat dalam film. Ruang lingkup penelitian ini adalah semua tanda atau simbol yang berhubungan dengan simbol-simbol kosmopolitan dan gender dalam film ?Arisan!? yang terdiri dari 4 adegan (scene).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa simbolisasi kosmopolitan dan gender terdapat dalam bentuk setting ruang, kostum, aksesoris dan penokohan serta konflik yang terdapat dalam adegan film ?Arisan!?. Dalam film ?Arisan!? ini lebih banyak menuangkan gaya kosmopolitan dan persoalan gender ke dalam bentuk ikon-ikon pergaulan kehidupan masyarakat kelas menengah atas kota Jakarta. Kesimpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa simbol-simbol kosmopolitan lebih nampak dalam penggunaan aksesoris serta gaya hidup yang ditampilkan. Sedangkan simbolisasi mengenai gender dalam film ?Arisan!? ini, lebih diungkap kedalam bentuk krisis hubungan kaum istri dengan suami, serta tingkat maskulinitas yang sudah memasuki ikon-ikon femenitas dalam perawatan dan kecantikan tubuh. Sebagai rekomendasi, kepada peneliti lain yang meminati studi perfilman, agar menggali terlebih dahulu referensi-referensi yang berkenaan dengan perfilman. Selain itu, disarankan juga untuk mendalami pengetahuan tentang metode penelitian analisis semiotik agar diperoleh informasi-informasi ilmiah yang lebih meyakinkan sehingga pada gilirannya dapat disumbangkan untuk pengembangan ilmu audio visual, khususnya kajian tentang perfilman. Bagi para insan perfilman, dalam menghasilkan sebuah karya diharapkan lebih banyak menonjolkan pesan yang memiliki muatan yang berkorelasi dengan kehidupan masyarakat Indonesia pada umumnya. Karena pesan yang berisi tentang aspek kehidupan akan lebih berguna bagi kalangan masyarakat notabene adalah khalayak penonton Indonesia yang masih kuat akan etika dan perilaku konsumtif, sehingga film dapat dijadikan sebagai salah satu media pendidikan bagi masyarakat.

Deskripsi Alternatif :

Dalam kajian media massa, film masuk kedalam jajaran seni yang ditopang oleh industri hiburan yang menawarkan impian kepada penonton yang ikut menunjang lahirnya karya film. Sekarang ini hiburan semakin diakui sebagai kebutuhan manusia. Film sering disebut sebagai sarana hiburan dan rekreasi masyarakat yang relative murah. Karena ditayangkan dibioskop dengan tahap yang memiliki harga tanda masuk variatif, ataupun bisa dinikmati ditelevisi, yang memungkinkan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmatinya.
Film ?Arisan!? merupakan salah satu film popular di Indonesia yang menceritakan tenang gaya kehidupan dan pergaulan masyarakat keluarga kelas menengah keatas. Merupakan kisah mengenai makna pergaulan kota metropolitan dengan pergaulan yang penuh dengan gaya hidup, serta krisis pergaulan bebas para kaum istri dengan beberapa krisis feminisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna teks yang terdapat dalam film ?Arisan!? dan difokuskan pada aspek-aspek kosmopolitan dan gender.
Pesan-pesan film terwujud dalam cerita dan misi yang dibawa film tersebut serta terangkum dalam bentuk drama action, komedi, horor dan sebagainya. Pesan-pesan tersebut dikemas oleh sutradara sesuai dengan tendensi masing-masing. Ada yang tujuannya sekedar menghibur, memberi penerangan, atau mungkin kedua-duanya. Ada juga yang ingin memasukkan dogma-dogma tertentu sekaligus mengajarkan kepada khalayak penonton. Makna film sebagai representasi dari realitas masyarakat, berbeda dengan film sekedar sebagai refleksi dari realitas, film sekedar ?memindah? realitas ke layar tanpa mengubah realitas itu sendiri. Sementara itu, sebagai representasi dari realitas, berdasarkan kode-kode, konvensi-konvensi dan ideologi dari keduanya.
Guna mengetahui pesan-pesan yang terdapat dalam film Arisan!, digunakan metode analisis semiotik. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan secara obyektif, sistematis dan menggambarkan dari isi pesan film ?Arisan!?. Melalui teori Pierce data dapat dikelompokkan sesuai dengan jenisnya, apakah termasuk ikon, indeks, simbol dalam visual yang terdapat dalam film. Ruang lingkup penelitian ini adalah semua tanda atau simbol yang berhubungan dengan simbol-simbol kosmopolitan dan gender dalam film ?Arisan!? yang terdiri dari 4 adegan (scene).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa simbolisasi kosmopolitan dan gender terdapat dalam bentuk setting ruang, kostum, aksesoris dan penokohan serta konflik yang terdapat dalam adegan film ?Arisan!?. Dalam film ?Arisan!? ini lebih banyak menuangkan gaya kosmopolitan dan persoalan gender ke dalam bentuk ikon-ikon pergaulan kehidupan masyarakat kelas menengah atas kota Jakarta. Kesimpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa simbol-simbol kosmopolitan lebih nampak dalam penggunaan aksesoris serta gaya hidup yang ditampilkan. Sedangkan simbolisasi mengenai gender dalam film ?Arisan!? ini, lebih diungkap kedalam bentuk krisis hubungan kaum istri dengan suami, serta tingkat maskulinitas yang sudah memasuki ikon-ikon femenitas dalam perawatan dan kecantikan tubuh. Sebagai rekomendasi, kepada peneliti lain yang meminati studi perfilman, agar menggali terlebih dahulu referensi-referensi yang berkenaan dengan perfilman. Selain itu, disarankan juga untuk mendalami pengetahuan tentang metode penelitian analisis semiotik agar diperoleh informasi-informasi ilmiah yang lebih meyakinkan sehingga pada gilirannya dapat disumbangkan untuk pengembangan ilmu audio visual, khususnya kajian tentang perfilman. Bagi para insan perfilman, dalam menghasilkan sebuah karya diharapkan lebih banyak menonjolkan pesan yang memiliki muatan yang berkorelasi dengan kehidupan masyarakat Indonesia pada umumnya. Karena pesan yang berisi tentang aspek kehidupan akan lebih berguna bagi kalangan masyarakat notabene adalah khalayak penonton Indonesia yang masih kuat akan etika dan perilaku konsumtif, sehingga film dapat dijadikan sebagai salah satu media pendidikan bagi masyarakat.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUMMPP
OrganisasiCommunication
Nama KontakBakhtiar Effendi
AlamatJl. Tlogomas 246
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon+62-341-464318 ext 151
Fax+62-341-464101
E-mail Administratoradmingdl@umm.ac.id
E-mail CKOinfopus@umm.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: infopus@jiptummpp

Download...