Path: Top D3 Final_Project Dept._Of_Nurshing_ 2004

PENGARUH OBESITAS TERHADAP PERKEMBANGAN
MOTORIK PADA ANAK (USIA 0-2 TAHUN)
DI PUSKESMAS DINOYO

Undergraduate Theses from JIPTUMMPP / 2004-10-14 10:17:40
Oleh : Endang winarsih (01010055), Nurshing
Dibuat : 2004-10-14, dengan 3 file

Keyword : Obesitas anak, motorik
Url : http://

Obesitas merupakan salah satu penyakit salah gizi, sebagai akibat konsumsi makanan yang jauh melebihi kebutuhan. Saat ini di masyarakat banyak ibu-ibu kurang memperhatikan asupan gizi seimbang, yang berpengaruh terhadap perkembangan anaknya, guna mencapai perkembangan secara optimal. Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih komplek dan pola yang teratur dapat diramalkan sebagai hasil dari proses pematangan, termasuk perkembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungan. Sehingga tidak sedikit dari balita yang berkunjung ke Puskesmas Dinoyo Malang kelebihan berat badan (obesitas). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh obesitas pada anak terhadap pencapaian motorik, mengetahui atau mengidentifikasi anak obesitas, dan mengidentifikasi pencapaian motorik anak sesuai dengan usia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode diskriptif korelasional, dimana pengambilan sampel dengan accidental sampling dan diambil 20 anak sebagai sampel. Variabel obesitas anak menggunakan parameter peningkatan berat badan dibandingkan berat badan ideal menggunakan alat ukur KMS selanjutnya dikategorikan dalam obesitas berat, sedang, dan ringan, sedangkan variabel pencapaian motorik menggunakan parameter pencapaian motorik sesuai dengan usia menggunakan alat ukur DDST dan dikategori bisa tercapai dan tidak bisa tercapai. Analisa data yang digunakan untuk menilai pengaruh obesitasi terhadap pencapaian motorik adalah perhitungan setatistik Uji Chi-Square. Hasil observasi yang dilakukan terhadap 20 anak dapat diketahui bahwa mayoritas anak usia 0-2 tahun di Puskesmas Dinoyo mengalami obesitas ringan, sedangkan untuk perkembangan motorik kasar dan halus mayoritas anak usia 0-2 tahun di Puskesmas Dinoyo pencapaian motorik sudah sesuai dengan usia. Hasil analisis menunjukkan bahwa obesitas anak memiliki pengaruh terhadap perkembangan motorik pada anak usia 0-2 tahun di Puskesmas Dinoyo. Pada tingkat obesitas ringan 4 anak memiliki pencapaian motorik sesuai dengan usia, dan 2 anak pencapian motoriknya tidak sesuai dengan usia. Pada tingkat obesitas sedang 7 anak memiliki pencapaian motorik sesuai dengan usia, dan 3 anak pencapaian motoriknya tidak sesuai dengan usia, sedangkan pada tingkat obesitas berat, 4 anak mengalami hambatan dalam pencapaian motorik. Implikasi hasil penelitian ini adalah ibu-ibu hendaknya memberikan ASI Ekslusif selama 4 bulan pertama, memberikan gizi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan anak, selalu memonitor pertumbuhan dan perkembangan anak melalui KMS, dan memberikan kesempatan kepada anak untuk beraktivitas untuk membakar kalori yang ada dalam tubuhnya.

TRANSLATION

Obesitas represent one of wrong disease of gizi, as effect of consume the food which far exceed the requirement. In this time in society of a lot of mother less pay attention to the balanced gizi, having an effect on to its child growth. Growth is increase ability in structure and body function what more predictable regular complex pattern and as result from maturation process inclusive of emotion growth, intellectual and behaviour as interaction result environmentally.This research aim to to know the influence obesitas of child to attainment motorik, knowing or identifying child obesitas, and identify the attainment motorik child as according to age. Research used method of discriptive correlational, where intake sampel by accidental sampling and taken 20 child. Obesitas child use the parameter of is of body weight compared by a ideal body weight use the measuring instrument of KMS, while motorik use the attainment parameter motorik as according to age use the measuring instrument of DDST. Analysis used to assess the influence obesitasi to attainment motorik is Chi-Square. Result of observation conducted to 20 knowable child that majority age child 0-2 year at Puskesmas Dinoyo experience of the light obesitas, while for the growth of harsh motorik and refinement of majority of age child 0-2 year at Puskesmas Dinoyo of attainment motorik have as according to age. Result of analysis indicate that the obesitas child have significant influence to attainment motorik child 0-2 year at Puskesmas Dinoyo. Implication of result are mother shall give the ASI Ekslusif during 4 months, giving balanced gizi as according to child requirement, always monitor the growth and child growth passing KMS, and give the opportunity to child for the activity of to burn the existing calorie in its body.

Deskripsi Alternatif :

Obesitas merupakan salah satu penyakit salah gizi, sebagai akibat konsumsi makanan yang jauh melebihi kebutuhan. Saat ini di masyarakat banyak ibu-ibu kurang memperhatikan asupan gizi seimbang, yang berpengaruh terhadap perkembangan anaknya, guna mencapai perkembangan secara optimal. Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih komplek dan pola yang teratur dapat diramalkan sebagai hasil dari proses pematangan, termasuk perkembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungan. Sehingga tidak sedikit dari balita yang berkunjung ke Puskesmas Dinoyo Malang kelebihan berat badan (obesitas). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh obesitas pada anak terhadap pencapaian motorik, mengetahui atau mengidentifikasi anak obesitas, dan mengidentifikasi pencapaian motorik anak sesuai dengan usia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode diskriptif korelasional, dimana pengambilan sampel dengan accidental sampling dan diambil 20 anak sebagai sampel. Variabel obesitas anak menggunakan parameter peningkatan berat badan dibandingkan berat badan ideal menggunakan alat ukur KMS selanjutnya dikategorikan dalam obesitas berat, sedang, dan ringan, sedangkan variabel pencapaian motorik menggunakan parameter pencapaian motorik sesuai dengan usia menggunakan alat ukur DDST dan dikategori bisa tercapai dan tidak bisa tercapai. Analisa data yang digunakan untuk menilai pengaruh obesitasi terhadap pencapaian motorik adalah perhitungan setatistik Uji Chi-Square. Hasil observasi yang dilakukan terhadap 20 anak dapat diketahui bahwa mayoritas anak usia 0-2 tahun di Puskesmas Dinoyo mengalami obesitas ringan, sedangkan untuk perkembangan motorik kasar dan halus mayoritas anak usia 0-2 tahun di Puskesmas Dinoyo pencapaian motorik sudah sesuai dengan usia. Hasil analisis menunjukkan bahwa obesitas anak memiliki pengaruh terhadap perkembangan motorik pada anak usia 0-2 tahun di Puskesmas Dinoyo. Pada tingkat obesitas ringan 4 anak memiliki pencapaian motorik sesuai dengan usia, dan 2 anak pencapian motoriknya tidak sesuai dengan usia. Pada tingkat obesitas sedang 7 anak memiliki pencapaian motorik sesuai dengan usia, dan 3 anak pencapaian motoriknya tidak sesuai dengan usia, sedangkan pada tingkat obesitas berat, 4 anak mengalami hambatan dalam pencapaian motorik. Implikasi hasil penelitian ini adalah ibu-ibu hendaknya memberikan ASI Ekslusif selama 4 bulan pertama, memberikan gizi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan anak, selalu memonitor pertumbuhan dan perkembangan anak melalui KMS, dan memberikan kesempatan kepada anak untuk beraktivitas untuk membakar kalori yang ada dalam tubuhnya.

TRANSLATION

Obesitas represent one of wrong disease of gizi, as effect of consume the food which far exceed the requirement. In this time in society of a lot of mother less pay attention to the balanced gizi, having an effect on to its child growth. Growth is increase ability in structure and body function what more predictable regular complex pattern and as result from maturation process inclusive of emotion growth, intellectual and behaviour as interaction result environmentally.This research aim to to know the influence obesitas of child to attainment motorik, knowing or identifying child obesitas, and identify the attainment motorik child as according to age. Research used method of discriptive correlational, where intake sampel by accidental sampling and taken 20 child. Obesitas child use the parameter of is of body weight compared by a ideal body weight use the measuring instrument of KMS, while motorik use the attainment parameter motorik as according to age use the measuring instrument of DDST. Analysis used to assess the influence obesitasi to attainment motorik is Chi-Square. Result of observation conducted to 20 knowable child that majority age child 0-2 year at Puskesmas Dinoyo experience of the light obesitas, while for the growth of harsh motorik and refinement of majority of age child 0-2 year at Puskesmas Dinoyo of attainment motorik have as according to age. Result of analysis indicate that the obesitas child have significant influence to attainment motorik child 0-2 year at Puskesmas Dinoyo. Implication of result are mother shall give the ASI Ekslusif during 4 months, giving balanced gizi as according to child requirement, always monitor the growth and child growth passing KMS, and give the opportunity to child for the activity of to burn the existing calorie in its body.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUMMPP
OrganisasiNurshing
Nama KontakBakhtiar Effendi
AlamatJl. Tlogomas 246
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon+62-341-464318 ext 151
Fax+62-341-464101
E-mail Administratoradmingdl@umm.ac.id
E-mail CKOinfopus@umm.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: infopus@jiptummpp

Download...